The Problem is my Best Friend
Namaku Vinny puspa rani atau yang biasa disapa Vinny,aku tinggal seorang diri disebuah rumah kecil sederhana peninggalan paman dan bibiku, mungkin kalian akan berrfikir umurku sudah 20 tahun keatas sehingga berani tinggal sendiri, tapi itu salah umurku yang baru 12 tahun ini sudah dipaksa takdir untuk hidup sendiri, kalian pasti bertanya tanya. Kemana orang tuaku?mengapa bisa begini? Apa yang terjadi?. cerita hidupku sungguh rumit dan panjang sehingga tidak tahu harus mulai dari mana, yang jelas keluargaku hancur berantakan, lain kali aku akan ceritakan, tapi sekarang aku sudah tidak ada waktu lagi aku harus segera pergi menjual kerupuk yang kuambil dari tetanggaku bu sunah, ya aku harus mengelilingkan atau lebih tepatnya menjajakan kerupuk dipinggir jalan raya didekat rumahku.Sore ini ketika selesai menjual kerupuk aku merenung didepan jendela kamar, aku baru teringat aku berjanji untuk menceritakan perjalanan hidupku yang panjaaaaang...............
sekali, cerita ini dimulai dari 10 tahun yang lalu, saat itu umurku 2 tahun, saat itu keluargaku sangat kacau, cek cok orang tua seperti makanan sehari hari bagiku,entah siang entah malam semua bentakan, hinaan, makian,dan celoteh tanpa ujung terdengar ditelingaku, aku beruntung saat itu aku belum mengerti apa-apa, kalau tidak mungkin kepalaku sudah terbelah, saat itu paman dan bibi yang mengetahui kondisiku langsung membawaku diam diam ketika orang tuaku bekerja, waktu itu aku diasuh oleh tetanggaku,tetanggaku menyerahkanku karna ia juga mencemaskan keadaanku karna ia tahu kondisiku,pertengkaran orang tuaku,dan ia takut masa depanku hancur , namun papa dan mama tak ambil pusing masalah ini, mereka tak mencariku ataupun mengabariku, yang mereka tahu aku baik baik saja, bertahun-tahun kehidupanku berlalu tanpa mengetahui kondisi orang tuaku,ketika umurku 6 tahun aku mulai bertanya hal-hal aneh kepada bibi dan pamanku,namun saat itu satu yang kutau paman dan bibiku adalah orang tuaku, karna mereka tak mau memberi tahuku yang sebenarnya aku memutuskan untuk mogok makan, minum, dan belajar, walau aku tahu itu hanya akan membuatku sakit,tak lama setelah itu paman berjanji akan mengatakan semuanya ketika umurku sudah 7 tahun,akupun menunggu selama 1 tahun lagi.
Ketika umurku telah mencapai 7 tahun, paman menepati janjinya kepadaku, aku yang tergolong masih muda saat itu syhok mendengar semua kenyataan tentang kehidupanku,namun bibi bilang padaku menyerah tidak akan membuahkan hasil justru akan memperburuk keadaan,sejak saat itu aku mencoba untuk tegar,tak sampai disitu ketika aku beranjak dewasa tepatnya berumur 10 tahun paman dan bibi mengalami kecelakaan ketika baru pulang berpergian, betapa sedihnya aku ketika itu, aku harus hidup sendiri sekarang, aku bertanya kepada tuhan kenapa masalah seolah bersahabat sekali denganku.
"Vinny!!!"Tanpa sadar tetanggaku ibu sunah meneriakiku dari luar. Aku menoleh keluar jendela "lihat ada asap dari jendela belakang rumahmu!"Teriak ibu sunah lagi, aku lari tergopoh gopoh menuju dapur, aku baru teringat aku sedang merebus air dikompor, aku meninggalkannya begitu lama,lap yang berada didekat panci terbakar dan menimbulkan api, lama lama..api makin membesar, aku segera menuju kamar mandi mengambil lap basah dan ember kusiram apinya dan kulemparkan lap basah keatas kompor, syukurlah api padam,namun beberapa peralatan terbakar begitu juga sebagian tembok dapurku. ibu sunah datang menghampiriku "Vinny kau harus menemukan orang tuamu! Kau tak bisa hidup sendiri seperti ini lagi"ucapan ibu sunah membuat hatiku pilu.
"Aku tidak tahu harus cari kemana? Bahkan wajah mereka saja aku tidak tahu, yang jelas aku selalu mendoakan mereka baik baik saja dimanapun mereka berada"begitu jawabanku.
"Vinny diusiamu yang masih belia ini?"
"Ibu sunah apapun yang terjadi semata mata itu cobaan dari allah"
"Vinny..saya kagum sama kamu! Kamu masih muda tapi cara berfikir kamu!!!"
"Saya begini karna keadaan"
"Vinny sayakan tidak mempunyai anak, kalau kamu mau,kamu bisa anggap saya ibu kamu,lagi pula saya juga tinggal sendiri"
"Benarkah." Ibu sunah hanya mengangguk setelah jawabanku itu, sejak hari itu aku tinggal bersamanya dengan status anak angkat,aku bahagia sekali telah dikirimkan malaikat sebaik ibu sunah.
Hari demi hari berlalu.. Sekarang usiaku 17 tahun. Ibu sunah mengadakan pesta sweth seventeenku dirumahnya,acara yang begitu meriah hanya untukku..wow.. Aku belum pernah mendapatkan yang seperti ini.
"Trimakasih ibu"
"Vinny apa sih yang ga buat kamu.."
"Uhuk..uhuk..uhuk"batuk ibu sunah semakin parah "Ibu kenapa"aku berlari membawakan segelas air putih, kelihatannya ibu sunah sedang sesak nafas, akupun segera membawanya ke rumah sakit terdekat.
Disana aku ditemani saudara ibu sunah yang tinggal dibelakang gang rumahku.
2 jam kemudian dokter keluar dari ICU, dan 1 kalimat yang membuat hatiku jatuh, :"maaf,tapi kami sudah berusaha sebaik mungkin":, isak tangis pecah memenuhi rumah sakit harapan Ulya, "Mmmm......Vinny ada titipan surat dari ibu sunah"ibu hida saudara ibu sunah memberikan sepucuk surat bertuliskan nama ibu sunah di pojok kirinya,aku membuka dan membaca surat itu.
#######################
Vinny ku sayang.. Maafkan ibu sunahmu ini ya, atas semua kebohongan yang terjadi.
Sekarang ibu hanya bisa jujur, bahwa sebenarnya ibu ini adalah orang tua kandungmu. Ibu Fitri, ibu pindah 1 tahun yang lalu kesana setelah papa meninggal terkena serangan jantung, maaf mama baru bisa jujur, kami hanya ingin yang terbaik untukmu, maafkan perilaku kami, vinny mama baru jujur karna mama takut kamu menghindar dari mama yang tak pernah memperdulikanmu vinny, sekian surat terakhir mama, tegar ya sayang saudaramu akan ada mendampingimu"ibu sunah""vinny"
#######################
"Apa ini....apa ini!!!!!!!!!tidak!!!!"
"Sabar vinny semua ini cobaan, sekarang aku ada untukmu"
"Masalah yang sudah tidak bisa kutahan lagi"
"Vinny ingat pesan mamamu! Tegar! Masalah akan selesai jika kita menghadapinya dengan tegar"
"Aaaaaaaaaaaa..........mama"teriakanku membuat semua orang yang berlalu lalang menatapku iba.
Pesanku untuk kalian.. Janganlah cepat menyerah dengan suatu permasalahan yang menimpa karna allah akan selalu ada untuk orang yang sabar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar