Selasa, 10 Mei 2016

Ceritaku Dengan Sahabat

Ceritaku Dengan Sahabat


Hai! Perkenalkan namaku Aisyah Naswa Awalya,aku seorang murid sekolah dasar dari "Mentari High School"yang sekarang duduk dibangku kelas 6. Aku tinggal disebuah kompelks perumahan mewah bernama Kompleks Mawar. Aku mempunyai 5 sahabat yaitu Salsa,Diva,Caca,Fira,dan Hilda atau yang kami beri nama sesuai umur tertua 'AiDiSaCaFiHi' Kami belum pernah bertengkar,ya mungkin pernah,tapi hanya masalah sepele yang tak jelas hihihi... Ya kami sudah bersahabat sejak kami duduk dikelas 4, dan setiap tanggal 18 januari kami peringati sebagai ulang tahun 'AiDiSaCaFiHi',dan kami. Juga membuat perjanjiian bernama Pakta Sahabat,yang isinya adalah:
Bahwa Kami (AiDiSaCaFiHi) tidak akan mengeluarkan atau memasukan anggota baru! Pada tanggal 18 januarii,kami juga tidak boleh bertengkar pada tanggal tersebut!.
Ya begitulah kurang lebih isinya.
Kami biasa mengisi waktu istirahat kami disekolah dengan cara ergi kekantin. Ya mungkn itu tempat yang sering didatangi oleh setiap siswa dan tak ada kesan istimewa dtempat itu,tapi bagi kami (AiDiSaCaFiHi) itu adalah tempat istmewa,karna disitu kami membentuk AiDiSaCaFiHi,seperti sekarang kami sedang mengobrol tentang liburan yang akan mendatang..dikantin......
 "Kalian kalau liburan nanti mau kemana?"Tanyaku pada AiDiSaCaFiHi pastinya.
 "Entah..kalau kamu sendiri?"Diva justru menjawabnya dengan pertanyaan juga.
 "Kekampung."Jawabku singkat
 "Kalau aku sih..ya paling dirumah aja,lebarannya."Jawab hilda sambil menopangan dagunya ada sikut caca yang duduk disamingnya.
 "Ihs!"Caca merasa risih karna Hilda menopangkan dagunya pada sikutnya. Hildapun menjauhkan kepalanya.
 "Aku mau kerumah paman"jawab salsa,anak paling lugu digeng kami (AiDiSaCaFiHi).
 "Fira dari tadi diem azah cih."Ujar Caca dengan gaya centilnya.
 "Aku sedang berfikiir ,katanya mamanya Vani,dia mau balik kesini lagi"jawab fira,anak yang sok mengetuai geng,ya tapi dia tetep sahabatku,cabattku yang paling deket sama aku.
 "Vani?siapa dia?"Tanyaku heran,ya
mungking dia sudah pernah sekolah disini lalu pergi lalu akan datang lagi.
 "Dia dulu sahabat kita"jawab Fira semangat,aku mengangguk pelan  Bel pulang berbunyi,itu artinya liburan panjang telah dimulai..
 "Dah..met liburan dech!"Ucappku seraya berjalan pulang dengan arah berbeda dengan mereka.
  Hari ini tanggal 18 januar 2014, hari ini adalah ulang tahun AiDiSaCaFiHi,rencananya kami akan pergi kesebuah cafe untuk merayakannya,aku sudah siap untuk pergi kecafe itu,namun perkiraanku salah,mereka tak ada disana mereka justru sedang bersama teman lama mereka VANI,betapa kesalnya aku,hingga ada suatu hari aku menelfon Diva untuk menanyakan ada hubungan apa mereka dengan Vani,namun nomor telfon Diva tidak aktif,huh... Kesel!
 Liburan hanya tinggal 1 minggu,aku dan geng AiDiSaCaFiHi berencana untuk bermain dengan vani yang memang benar-benar akan masuk kembali kesekolah kami.
 Sesampainya kami dirumah vani,vani langsung menghampiri kami.
 "Hy."Sapanya.
 "Hy"sapa AiDiSaCaFiHi.
 "Kayaknya kita nggak bisa man hari ini deh,aku mau pergi"tuturnya pelan  "Ouh,ok deh"AiDiSaCaFiHi segera memutar sepedah dan mengayuhnya kearah rumah masin-masing.
 "Aisyah cuma kamu yang blum aku kasih tau kalau vani akan menjad sahabat kita dan masuk ke AiDiSaCaFiHi"ujar Fira sambl menghentkan sepedahnya.
 "O-ok"aku mepercepat kayuhanku dengan rasa kesal  'Kenapa nggak minta pendapatku dulu!'batinku kesal,sesampainya dirumah au hanya mencoba untu menghlangkan ingatanku tentang perkataan Fira tadi.

Liburan telah usai... 

Sekarang AiDiSaCaFiHi bukkan lag bernama AiDiSaCaFiHi tapi AiDiSaCaVaFiHi, namun ada kejanggalan dalam persahabatan kami yang sekarang, yaitu Fira hanya sangat dekat dengan vani saja, kami yang berada diAiDiSaCaVaFiHi tak dpedulikan mereka selalu main berdua,kemana mana berdua ya..begitu deh.
 Akhirnya aku mencobaa menceritakan kekesalanku padanya,namun ia justru marah dan ingin keluar dari AiDiSaCaVaFiHi,aku hanya bisa bercerita pada teman sebangkuku raya ,dia selalu biisa mengerti aku, hingga suatu malam aku memutuskan untuk keluar dari AiDiSaCaVaFiHi tentu raya melarangnya,tapi karna keputusanku telah bulat akhirnya aku benar benar keluar hingga sekarang namanya DiSaCaVaFiHi,mereka tak pernah sedih dengan kepergianku!itulah yang membuatku rela dan bisa menerima keputusanku.
Karna sebaik-baiknya sahabat dia yang merindukan kedekatan dengan sahabatnya ketika mereka pergi 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar