Selasa, 10 Mei 2016

Penyesalan Yang Tertunda!!

  Penyesalan Yang Tertunda!!


Mataku masih terpejam padahal ini sudah pukul 08.00,untung saja ini hari minggu  "Hoahm......."Aku menguap,Hari ini aku tidak kemana jadi lebih baik aku kembali tidur untuk mimpi indah..
 "Vir...Virzy"seseorang menggoyang goyangkan tubuhku sepertinya itu kakakku karna mataku hanya sedikit terbuka ,aku langsung membuka mataku perlahan.
 "Kak.. Virza??"Ternyata kakakku Virza kiaz lah yang membangunkanku.
 "Ayo sarapan"Ajak kak Virza yang lebih tua 5 tahun dariku  "Masih ngantuk,mau tidur lagi dulu ah."Ujarku menolak.
 "M.....m...kakak bawakan ya nanti."Ucap kak Virza lembut ,kak Virza begitu sayang padaku walau aku tak begitu menyayanginya.

#Ruang_Makan

  "Dek Virzynya mana Virza?"Tanya papa saat kak Virza ikut bergabung sarapan  "Oh Virzy lagi tidur..dia masih mengantuk biar aku bawakan saja nanti sarapannya"jawab kak Virza disertai senyuman manisnya  "M....yasudah makasih ya Virza"ujar Mama kembali duduk

Aku akan bercerita sedikit tentang Kak Virza ya...hitung-hitung perkenalan keluargaku..
Ya..kak Virza satu-satunya kakakku..dia sangat disayangi oleh papa mama dan sangat membuatku iri,aku tau papa mama menyayangiku juga,tapi.. Sepertinya mereka lebih menyayangi kak Virza..
 Kak Virza sangat menyayangiku , tapi tidak denganku. Kenapa??karna aku benci kak Virza yang slalu dibela saat kita bertengkar.
Tok...
Tok...
Tok...
 "Masuk saja!"Ketusku,aku tau itu kak Virza.
 "Virzy ini, sarapan dulu ya."Pinta kak Virza yang membawa sebuah nampan yang ditaruh mangkok dan gelas diatasnya.
 "Taruh saja disitu!"Tunjukku pada sebuah meja.
 "Kakak sama Mama mau pergi mall kamu mau ikut gak?"Tanya kak Virza  'Nanti pasti aku diacuhkan sedang mereka berbincang bincang huft..'Batinku dalam hati.
 "Koq bengong?"
 "Gak ah"aku mencibirkan bibirku
Kak Virza keluar dari kamarku,akupun memakan sarapanku dengan lahap lalu segera pergi kekamar mandi untuk mandi pastinya.
 Seusai Mandi aku membaca buku novel kesukaanku diteras sambil menatap cerahnya langit...aku berfikir.
Kenapa ya kak Virza masih saja sayang aku walau aku nggak pernah sayang dia,tapi ya...ah sudahlah gak usah dipikirin.
 "Vir.."Seseorang membuyarkan lamunanku.
 "Ah apa?"Aku terkejut.
 "Baca apa kamu!,buku terbalik gitu!" Papa keheranan,oh..rupanya bukuku terbalik toh...
 "ah ih itu lagi ngeliat awan koq" aku langsung pergi kekamar dengan perasaan secuil kebahagiaan,karna biasanya papa nggak pernah merhatiin atau peduli sama yang aku lakukan,tumben saja papa begitu....

)))))))))))))))))))))((((((((((((((((((((((((((((

Keesokan harinya.

Ini adalah hari senin bagi semua orang mungkin kecuali bayi dan balita ini adalah hari yang sangat sibuk berbagai aktifitas berbeda dilakukan.
Contohnya saja aku,aku harus sekolah,bimbel,dan bermain..hahaha itu juga harus dicatat.
Sepulang sekolah aku berganti baju dan berniat ingin memakan bekalku yang belum sempat kumakan saat istirahat sekolah tadi ,namun saat aku ingin mengambil tasku yang masih tertinggal di mobil aku melihat pintu kamar kak Virza sedikit renggang.
Padahal Kak Virza harusnya belum pulang sekolah kan ini baru pukul 12.00 lagipula kmar kak Virza tadi pagi juga dikunci koq.
Demi rasa penasaranku aku melangkahkan kakiku kekamar kak Virza,disana terdapat kak virza yang sedang  berbaring lemas ,akupun masuk kedalam kamar kak virza.
 "Virzy...nanti antar kakak berobat ya." Pinta kak Virza  "Tapi...tapi...kan ada bi jumi,bi marni , dan bi weni"tolakku  "Kakak minta antar kamu karna kamu adik kakak."Kata kak Virza meyaknkanku  "Iya....iya"ketusku sambil keluar kamar kak Virza..
 Tak lama kemudian,tepatnya pukul 01.00 siang aku,kak Virza,Bi mirna berangkat kerumah sakit(RS) Lencana Bakti Mulya,berselang 2 jam kami sudah sampai. Aku,Kak Virza,dan Bi mirna masuk keruang periksa, setelah kak Virza di periksa oleh dokter kami duduk bersama didepan meja dokter, dokter menanyakan beberapa hal kepada kak Virza  "Apa Gejala ini sering kamu rasakan?" Tanya Dokter  "Iya,tapi kali ini lebih parah,sehingga aku lemas"jawab Kak virza  "Kalau begitu cepat rongsen ya"tutur sang Dokter  "Baik dok"kamipun menuju ruang ronksen  Setelah Kak virza selesai di ronksen kami pulang,diperjalanan kak Virza tampak sangat cemas,Bi Mirna juga tampak khawatir entahlah dengan perasaanku,tapi aku tidak merasakan apa-apa..tuh!

2 Hari kemudian Papa dan Mama yang mengambil hasil ronksen itu, tuh kan papa dan mama lebih sayang kak Virza ,buktinya mereka rela cuti hanya demi mengambil hasil ronksen kak Virza! Coba kalau aku sakit pasti pembantu yang suruh jagain...huft... Sebel sebel sebel!!!,enak kali ya kalau hanya aku anak mama papa!
"Virzy kamu lagi mikirin apa?"Kak Virza menyenggol pundakku.
"Aku nggak mikirin apa apa koq!" Jawabku ketus,lalu aku berlari kekamar.
 "AAaaaaa....."Teriakku kesal sambil melempar boneka bonekaku....aku sedih aku cape aku kaya nggak diperhartiin tau!!!!!!!!!!!!!!!!
 "Virzy mama papa sayang kamu koq!"Kak Virza menenangkanku  "Nggak!mereka cuma sayang kak Virza!"Teriakku kepada kak Virza.
 "Kakak sayang kamu!"Jawab kak Virza
 "Aku maunya disayang mama papa!" Bantahku kesal,kak Virza keluar kamarku meneteskan air mata.
Tak lama kami bertengkar papa dan mama lewat depan kamarku mereka tampak sedih. Tapi aku nggak perduli! Aku lebih sedih disini!aku memutuskan turun kebawah untuk mengambil segelas susu. Saat melewat depan kamar mama terdengar perdebatan antara mama dan papa.
 "Virza harus tau!"
 "Nggak pah..besokkan ulang tahun Virza biarin Virza bahagia dulu!"
 "Terserah mama aja!"
 "Yang Kita mau samakan,kita mau. Virza hidup bahagia"
Aku bingung dengan yang mereka bicarakan,aku lebih baik pergi saja daripada ketahuan mama atau papa aku nguping pembicaraan mereka.
 Saat naik aku sengaja lewat depan kamar kak Virza,disana Kak virza sedang meratapi benda ditangannya, lalu kembali menyisir..tak lama kemudian helaian rambut ia tebar dengan air mata dipipinya,aku bingung dengan 2 kejadian aneh hari ini,tak sampai disitu,setelah itu kak Virza mimisan,aku yang mengintip dari balik pintu bergidik takut.
 "Ada...ada apa denganku?ada apa ini??"Lirih kak Virza sedih, aku hanya diam termenung lalu pergi masuk kekamarku ,aku tak habis pikir dengan yang terjadi kepada kak virza!Hah.. Hidup..Hidup..
*Ulang tahun Kak Virza
Hari ini kak Virza,mama dan Papa tampak bahagia,tapi tak biasanya kak virza pakai topi seperti itu, dengan wik lagi !ulang tahun kak Virza yang drayakan sangat mewah,Tumben! Atau biasa?
Seusai acara ulang tahun kak Virza,mama papa berkumpul dikmar kak Virza,kak Virza membuka Wik sekaligus topinya..ak..aku mama papa tersentak,kak Virza Bo...tak??ada apa sih ini ! aku jadi makin bingung. Mama ....Papa menangis mereka bangun lalu memeluk kak Virza,tak lama kak virza pingsan mama dan papapun segera membawa kak Virza keRumah sakit,Kak Virza langsung masuk Ruang ICU,Tapi hatiku kali ini berbeda detak jantugku begitu cepat,keringat menyelimuti tubuhku , aku serasa mau mau menangis, apakah rasa sayangku kepada kak Virza mulai timbul?Tapi kenapa?
Dokter Keluar dari ruang ICU
"Bagaimana dok anak saya?"Tanya papa cemas "Maaf kami telah berusaha sebaik mungkin,tapi...tubuhnya tidak kuat lagi menahan rasa sakit itu!"
Semua menangis tak terkecuali...aku juga menangis..aku tak percaya kak Virza tiada secepat ini...
Ketika itu Bi weni datang memelukku,sambil menyodorkan sehelai kertas ,aku membukanya Diatasnya terdapat gambar Doraemon, film yang kusukai!!!
Ternyata itu surat
Isinya:

*************************************

Virzy,kamu tau gak betapa sayangnya kakak sama kamu, coba kita saling menyayangi.....

 Sebenarnya mama dan papa sangat sayang kamu!tapi belum ditunjukan! Kalau mereka nggak sayang kamu mereka nggak akan ngurusin kamu kan Virzy...kamu jaga diri kamu Ya!

Bye bye..I Miss You

*************************************

"Mis You To....aku baru sadar bahwa semua yang aku lakukan salah...kak Virza!!!aku telah menyia-nyiakan... orang yang paling sayang sama aku! Andaikan ada kesempatan kedua dalam hidup,aku mau. aku mau menyayangi Kak Virza..bahkan lebih dari hidupku!kenapa? Kenapa aku bodoh dengan menyia-nyiakan kak Virza yang baik kepadaku!...hiks hiks hiks!!!!!!"

TAMAT


Tidak ada komentar:

Posting Komentar